Well, saya sih sudah biasa dengan kaliamat lungsuran..hibah atau what ever lah. Maklum aja kalau jadi anak paling kecil dari 4 bersaudara, yang perempuan semua. Zaman saya lahir era 60an tahun lalu kan nyari tukang jahit bukan gampang. Tapi herannya hampir semua Ibu2 saat itu pasti bisa menjahit ya. Sehingga sudah biasa kalau Ibu beli bahan kain puluhan meter dan dijahit dengan model yang sama tapi beda ukuran untuk 4 anak perempuan. Bagi anak pertama sih enak2 aja..kalo sempit kan psti dapat baju baru. Anak ke dua kalau bajunya udah belel masih bisa dapat satu lagi. Anak ke 3 mulai bosan dengan baju yang itu2 terus..dan gimana nasibnya dengan saya yang anak ke 4? Masak saya ga ganti2 baju seh? Dari yang sempit, agak longgar sampai longgar sekali menanti saya. Wah..nasib. Kalau sempat kebetulan di foto dan saya terus dengan baju itu, pasti aja jadi bahan celaan..kok bajunya ga ganti2 sih? Wah, ga tau ya dia kalau saya sudah ganti baju itu sebanyak 4 ukuran..kapan donk saya dapat baju barunya???
Nah setelah bekerja yang jelas2 customernya orang expat semua ternyataa lungsuran itu terjadi juga. Kali ini bukan dalam bentuk baju tapi alat2 rumah tangga. Setiap ada customer yang mau kembali ke negaranya..back for good begitu, maka dua minggu sebelum berangkat ibu2 expat ini dengan suka cita membawa 1 bungkusan buat saya. Dari 4 orang yang berkesan, 3 orang memberikan blender 110v..dan 2 diantaranya kasih mixer 110v juga. Asik..mereka bilang ini hadiah dari pertemanan yang baik selama ini dan sebagai sesama kaum Ibu, mereka merasa senang menitipkan blender atau mixer nya kepada saya dari pada harus membawa kembali barang2 tersebut kembali ke negaranya. Teman2 saya yang kemaren nyaksiin acara serah terima hibah blender dan ixer itu langsung aja koment, wah..besok kita sarapan pancake dan minum juice jeruk....wow, dasar sirik ya. Saya pulang dengan hati senang membawa blender ke 3 ini. Tambah satu hibahan blender, maka jumlahnya akan sama dengan 4 generasi hibah baju dari kakak2 saya. Ada untungnya juga rupanya nasib seperti ini ya


0 komentar:
Posting Komentar