Keturunan Gaul..
Saya merasa patut bersukur kepada Tuhan karena diberikan seorang Ibu yang menurut istilah sekarang gaul abiz. Menjelang usianya ke 70 tahun ini beliau punya face book sendiri..kalau mungkin Ibu2 lain atau Oma2 lah namanya baru sampai ke tahap kirim SMS maka Ibu saya sudah sampai ke tahap Face Book dan bahkan sudah mulai tahap Skype. Tuh hebat ga...jadi rasanya ga jauh2 amat berpisah ama anaknya, kangen dikit tinggal SMS untuk set up Skyp. Kurang apa coba..
Dalam hal berpakaian juga Ibu saya sangat memperhatikan penampilan. Salah satu talenta beliau memang menjahit sehingga jangan heran kalau beliau sangat memperhatikan every details di bajunya. Beliau mengerti baju mana yang bisa disebut bagus jahitannya dan mana yang bisa disebut asal jait. Beliau selalu berhasil tampil dengan pesona diusia 70, the diamond age. pesona bukan dalam hal tampil mewah dengan asesoris berlian, tapi tampil anggun dan rapi dari ujung kepala sampai ujung kaki.
Dalam soal makan, Ibu saya yang memiliki 9 cucu dari usia 15 sampai 23 tahun ini juga punya prinsip "makan untuk hidup". Dimanapun dan acara apapun dia berhasil menjaga pola makannya dengan baik. Makan apa yang sehat dimakan dan berhenti sebelum merasa kenyang. "You are what you eat" begitu yang selalu diucapkan. Tak heran jika beliau sangat jarang sakit. Oiyalah pernah sakit...itu karena warisan dari anak cucu. Pernah anggota keluarga ada yang kena demam berdarah..maka tak lama kemudian beliau juga kena..dan yang lain2 kena semua..sehingga dijadikan lelucon oleh kakak saya..mungkin karena rumah kami ini dekat dengan rumah sakit sehingga penyakit juga sering datang. Disebut rumah kami, karena 2 dari 4 anak Ibu tinggal tidak jauh dari rumah Ibu, bisa jalan kaki 10' dan 30'. Tak heran kalau sebentar2 anak cucu akan mapir kerumah Ibu. Well, kami memang semua tinggal disana sampai menikah.
Pengalaman Ibu dibidang bongkar pasang juga mungkin tidak ada tandingannya di negara kita ini. Mungkin..munmgkin loh, cuma Ibu saya yang pernah ikut terjun langsung dalam bongkar pintu untuk ganti cat. Kalau saya mungkin bisa cat pintu sendiri tapi Ibu saya, beliau melepas daun pintu untuk di cat dan dipasang ulang setelah cat mengering. Ibu juga pernah naik ke atap rumah untuk memeriksa ada yg bocor di genteng. Ibu pernah bongkar pasang lemari juga walau perannya kecil. Drive jauh dan berjam2 ? Ibu juga pernah..walau ada break nya. Ban mobil kempes? Ibu juga pernah kerja sendiri, bahkan kami 4 anak2nya yang semua perempuan ini pernah diajari cara bongkar pasang ban, just incase dijalan pecah ban.
Disaat menjelang usia 70 ini beliau memang kami inginkan tidak banyak melakukan hal2 seperti itu lagi..tapi dimata kami beliau tetap wanita yang tak tertandingi. GBU Mom..
Sabtu, 06 Maret 2010
Diposting oleh VJ di 00.07
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar